Bila anda memutuskan untuk berjalan kaki dari Stasiun Bogor menuju Kebun Raya, anda akan menemukan sebuah taman yang penuh dengan “topi” disisi kiri anda. Betul ! Penuh dengan “topi” karena memang tempat tersebut dikenal sebagai Taman Topi .
Pemandangan “topi koboi” atau “helm” raksasa berjejer adalah hal yang terlihat di tempat itu dari jalan Kapten Muslihat Bogor. Bagian bawahnya agak terhalang oleh pagar tanaman perdu yang terpangkas rapi.
Tentu tidak ada raksasa sedang jongkok sambil mengenakan topi atau helm tersebut. Bagian bawahnya adalah bangunan toko atau tempat usaha.
Memang Taman Topi bisa dikata bukan merupakan taman murni. Sebagian besar area di tempat tersebut dialokasikan untuk berbagai kegiatan usaha. Sebagian lainnya untuk parkir dan baru sisanya dipakai untuk pepohonan.
Area ini memang dibangun sesuai dengan nama aslinya yaitu sebuah “Plaza”. Nama asli Taman Topi adalah Plaza Kapten Muslihat.
Mungkin yang terbayang di benak anda dewasa ini bila mendengar kata Plaza adalah sebuah bangunan bertingkat khas perbelanjaan modern. Hanya saja konsep tempat ini mengacu pada arti lain, yaitu sebuah tempat berkumpul, lapangan atau alun-alun.
Hal tersebut tidak bisa terlepas dari konsep awal asal mula tempat tersebut di masa lalu. Ide awal taman ini tidak bisa dilepaskan dari asal mula lokasi tersebut.





